Categories
Uncategorized

Gejala Umum Ayan

hellosehat.com

Gejala Umum Penyakit Ayan, Cegah Sebelum Parah

Gejala umum ayan dapat ditandai dengan kejang berulang. Sikap dan karakteristik kejang berbeda-beda pada setiap penderitanya sehingga kejang tertentu dengan gejala menyerupai epilepsi harus segera ditangani oleh tenaga medis apabila menyebabkan hilangnya kesadaran hingga berhenti bernafas. Ayan atau epilepsi disebabkan karena kondisi aktivitas otak yang abnormal. Terbagi menjadi dua yaitu kejang umum dan parsial.

Kejang Umum Ayan

Kejang umum disebabkan karena aktivitas abnormal pada seluruh bagian otak dan menimbulkan gejala di seluruh badan penderita. Kejang tonik-klonik banyak terjadi pada kejang umum dengan gejala tahap tonik yang ditandai dengan hilang kesadaran hingga terjatuh. Tahap klonik ditandai dengan anggota tubuh bergerak-gerak atau kehilangan kendali atas tubuh hingga kesulitan bernapas. 

Kejang umum ini akan terhenti setelah beberapa menit namun apabila berlanjut maka perlu dibawa kepada tenaga dokter. Hal ini dikarenakan kejang dapat berlangsung dua kali atau lebih pada penderita. Apabila terjadi lebih dari lima menit maka potensi epilepsi mungkin terjadi pada penderita sehingga memerlukan perawatan medis.

Kejang Tonik dan Mioklonik

Gejala umum ayan pada kejang tonik akan mengakibatkan seluruh otot kaku dan kehilangan keseimbangan tubuh. Sistem otot yang sering terganggu pada jenis kejang ini adalah otot punggung, lengan, dan tungkai. Kehilangan kesadaran dapat terjadi secara singkat dan penderita dapat sadar kembali. Kejang ini akan mengakibatkan penderita mengalami otot yang melentur atau melemah sehingga kemungkinan besar adalah jatuh atau terjerembab.

Layaknya kejang tonik kejang mioklonik juga terjadi secara tiba-tiba. Bagian umum yang mengalami kejang antara lain otot lengan, tungkai hingga otot pada seluruh tubuh. Kejang ini tergolong normal dan dapat terjadi pada banyak orang terutama setelah bangun tidur. Kejang jenis mioklonik terjadi secara singkat dan hanya beberapa detik saja. Apabila berlangsung lebih lama maka terindikasi bukan kejang mioklonik.

Gejala Umum yang Timbul

Gejala umum ayan yang timbul dari berbagai jenis aktivitas otak abnormal tersebut antara lain munculnya perasaan aneh yang tidak bisa dipahami, merasakan hal yang tidak biasa atau belum pernah terjadi, tungkai dan lengan yang terasa kesemutan, perasaan gembira yang muncul secara singkat dari endorphin rush yang dilepaskan oleh otak. Yang paling umum menandai ayan adalah bagian tubuh tertentu menjadi kaku hingga seluruh tubuh menjadi kaku. Selain kaku ayan juga dapat menimbulkan rasa pusing pada beberapa saat hingga mata berkunang atau melihat kerlipan cahaya.

Gejala Umum Parsial Kompleks

Gejala umum ayan jenis parsial kompleks dapat menimbulkan penurunan kesadaran. Gangguan pada kejang jenis ini diakibatkan oleh aktivitas abnormal pada bagian otak lobus temporal. Penderita kejang ini dapat ditandai dengan gejala tatapan kosong, tidak adanya respon hingga kesadaran, tidak atau berhenti bernafas, gerakan secara berulang. Kondisi kejang yang paling parah adalah status epileptikus dimana terjadi sangat lama dan penderita tergolong dalam keadaan darurat untuk segera ditangani oleh medis.

Penangan medis secepatnya dilakukan apabila penderita memiliki gejala seperti demam yang tinggi. Penderita yang sedang hamil atau memiliki riwayat atau sedang sakit diabetes juga harus segera ditangani. Kejang yang terjadi lebih dari lima menit dan kejang kedua juga termasuk jenis ayan yang harus segera ditangani tenaga medis. Penderita dalam kondisi parah seperti kehilangan kesadaran hingga tidak bisa atau tidak bernafas tergolong dalam penanganan gawat darurat.

REf: https://www.alodokter.com/epilepsi/gejala

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *